NGALAP Barakah di Bulan Haram, LAZISNU Kecamatan Gadingrejo Santuni 25 Anak Yatim

Gadingrejo, 30 Juni 2026 
Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Gadingrejo menggelar kegiatan santunan anak yatim yang dirangkaikan dengan agenda Koordinasi LAZISNU Kecamatan Gadingrejo, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor LAZISNU Ranting Tulung Agung dan diikuti oleh jajaran pengurus serta penerima manfaat dari berbagai wilayah di Kecamatan Gadingrejo.

Mengusung tema “Ngalap Barakah di Bulan Haram”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian LAZISNU terhadap anak-anak yatim sekaligus momentum memperkuat sinergi antar pengurus dalam menjalankan program-program kemaslahatan umat. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 25 anak yatim menerima santunan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui para munfiq dan donatur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Manager Area LAZISNU Gadingrejo, Bapak Taufik Umar, Supervisor Cabang Program Ambulance NU Peduli, Bapak Agusyarto, para Manager Sub Area se-Kecamatan Gadingrejo, jajaran staf pengumpulan LAZISNU, serta anak-anak yatim beserta para pendamping.

Dalam sambutannya, Manager Sub Area LAZISNU Ranting Tulung Agung,Bapak Taufik ,menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pengurus, relawan, serta pejuang LAZISNU yang selama ini telah berkhidmat dengan penuh dedikasi dalam mengelola dan menyalurkan amanah umat. Menurutnya, keberhasilan berbagai program LAZISNU tidak lepas dari semangat kebersamaan dan keikhlasan seluruh elemen yang terlibat.

Ia berharap semangat perjuangan dan pengabdian tersebut terus terjaga sehingga LAZISNU dapat semakin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Semoga para pejuang LAZISNU senantiasa diberikan kekuatan untuk terus semangat dan istiqamah dalam berkhidmat kepada umat melalui LAZISNU di daerah masing-masing. Kepada para munfiq dan donatur yang telah mempercayakan sebagian hartanya melalui LAZISNU, semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kesehatan, serta rezeki yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka,” ujarnya.

Sementara itu, agenda koordinasi yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan santunan menjadi sarana evaluasi dan penguatan program kerja LAZISNU di tingkat kecamatan maupun ranting. Melalui forum tersebut, para pengurus membahas berbagai strategi untuk meningkatkan penghimpunan dan pendayagunaan dana umat agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Diharapkan, melalui kegiatan ini keberkahan bulan haram dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat berbagi kepada sesama.