UPZISNU Pekon Totokarto Salurkan Bantuan Kesehatan untuk 12 Warga, Wujud Nyata Kepedulian Umat
Pringsewu - Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Pekon Totokarto, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, kembali menorehkan aksi nyata dalam bidang kemanusiaan. Pada bulan September 2025, melalui program "Kesehatan Persalinan Terkondisikan," UPZISNU berhasil menyalurkan bantuan kepada 12 pasien di seluruh dusun, mulai dari Dusun 1 hingga Dusun 7. Inisiatif ini merupakan bukti komitmen kuat UPZISNU dalam memastikan setiap warga dapat mengakses layanan kesehatan yang layak, terutama bagi mereka yang kurang mampu.
Program ini tidak lepas dari peran sentral para pejuang koin, terutama staf bernama Bapak atau Ibu Mujami. Dengan penuh hikmat, ia dan tim berjuang demi kemaslahatan umat, mengumpulkan donasi koin demi koin dari masyarakat. Perjuangan ini menjadi tulang punggung keberhasilan program, membuktikan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa dampak besar bagi kehidupan banyak orang. Setiap koin yang terkumpul adalah wujud gotong royong dan kepedulian yang mendalam dari seluruh elemen masyarakat di Pekon Totokarto.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kondisi medis serius. Para pasien penerima manfaat menderita beragam penyakit, termasuk demam panas, tipes, penyakit jantung, serta kebutuhan biaya operasi sesar. Selain itu, bantuan juga diberikan untuk pasien anak yang menjalani pengobatan amandel. Keberagaman kasus ini menunjukkan fleksibilitas program UPZISNU dalam merespons kebutuhan kesehatan yang mendesak di tengah masyarakat, memastikan tidak ada warga yang terbebani biaya pengobatan.
Keberhasilan penyaluran ini juga berkat dukungan penuh dari berbagai pihak. Seluruh lembaga dan Badan Otonom (Banom) NU di Pekon Totokarto bersatu padu memberikan kontribusi, mulai dari dukungan moral hingga partisipasi aktif dalam pengumpulan dana. Sinergi yang kuat ini menciptakan ekosistem kolaborasi yang efektif, menjadikan UPZISNU sebagai motor penggerak kebaikan di tingkat lokal.
Salah satu dari 12 penerima manfaat adalah pasien yang dirawat secara intensif di RS Utama Inara di bawah pengawasan dr. Ferdy. Penanganan medis yang profesional di rumah sakit terkemuka ini menunjukkan bahwa bantuan yang diberikan tidak sekadar finansial, melainkan juga memastikan pasien mendapatkan perawatan terbaik. Semoga program ini terus berkembang dan menjadi berkah yang tak terhingga, membawa manfaat luas bagi kemaslahatan umat di masa yang akan datang.