Bandung Baru – Kebahagiaan atas kelahiran seorang bayi Laki-laki nya, kini terasa lebih ringan bagi Ibu Nailul Uswah, warga Dusun 1 Pekon Bandung Baru. Meskipun telah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah, Ibu Nailul tetap menerima bantuan langsung dari Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Pekon Bandung Baru untuk membantu biaya operasional dan perawatan pasca-persalinan.
Ibu Nailul Uswah melahirkan dengan normal dan lancar di Klinik wilayah kec. Sukoharjo kab. Pringsewu Kelancaran persalinan ini tentu menjadi kabar gembira. Namun, menyadari bahwa KIS hanya menanggung biaya medis utama dan tidak mencakup sepenuhnya kebutuhan operasional serta pemulihan, UPZISNU Pekon Bandung Baru segera turun tangan melalui program terikatnya.
Bantuan dana tersebut diserahkan langsung kepada Ibu Nailul Uswah oleh Bapak Muhamad Nur Holis, salah satu staf pentasyarufan UPZISNU.
Dukungan Penuh untuk Pemulihan Ibu dan Bayi
Bapak Muhamad Nur Holis menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai jaring pengaman tambahan bagi masyarakat, khususnya ibu yang baru melahirkan.
"Ibu Nailul Uswah sudah terdaftar KIS, itu sangat bagus untuk biaya medis. Namun, kami tahu kebutuhan pasca-melahirkan itu banyak, mulai dari operasional harian, nutrisi tambahan, hingga perawatan pemulihan yang tidak ter-cover KIS," ujar Bp. Nur Holis. "Bantuan dari UPZISNU ini diharapkan dapat memastikan Ibu Nailul bisa fokus pada pemulihan dan pengasuhan bayi tanpa memikirkan beban biaya di luar tanggungan pemerintah."
Bantuan ini merupakan bagian dari Program Terikat UPZISNU Pekon Bandung Baru yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam sektor kesehatan yang krusial.
Ibu Nailul Uswah menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam. "Alhamdulillah, saya merasa didukung penuh. KIS membantu di kliniknya, tapi bantuan tunai dari UPZISNU ini sangat berarti untuk biaya di luar itu. Terima kasih Bapak Nur Holis dan UPZISNU atas perhatiannya," katanya haru.
Aksi ini menegaskan sinergi antara program pemerintah (KIS) dan peran aktif lembaga filantropi Islam seperti UPZISNU dalam menciptakan kesejahteraan menyeluruh bagi warga, memastikan bahwa setiap kelahiran disambut dengan optimal.
Penulis: Muhamad NurHolis
Tags:
Koin Pondasi Akherat
LAZISNU