Sabun Herbal Sereh Belerang: Inovasi UMKM Binaan NU CARE-LAZISNU Pringsewu untuk Kesehatan dan Kemanusiaan


Penulis: kabul
16 Jun 2025
Bagikan:
By: kabul
16 Jun 2025
821 kali dilihat

Bagikan:

PRINGSEWU – Sebuah inovasi menarik datang dari tangan Bapak Abdul Mukti, seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berhasil memproduksi sabun dengan aroma terapi khas sereh dan belerang. Sabun ini tidak hanya menawarkan sensasi relaksasi, tetapi juga diklaim efektif dalam mengatasi berbagai masalah kulit seperti panu, kadas, kurap, gatal-gatal, rematik, eksim, serta menghilangkan bau badan.

Produk unik ini mendapatkan dukungan penuh dari NU CARE-LAZISNU Kabupaten Pringsewu. Sebagai mitra pembina, NU CARE-LAZISNU secara aktif memberikan pendampingan dan pengarahan agar kualitas produksi sabun sesuai dengan standar yang berlaku. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan mendampingi Bapak Abdul Mukti ke Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pringsewu pada 2 Juni 2025.

Kunjungan ke Dinas Koperasi ini disambut hangat oleh Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kabupaten Pringsewu, Bapak Ebit. Beliau menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap produk sabun sereh belerang ini. "Ini adalah produk langka," ujar Bapak Ebit, "karena kebanyakan UMKM bergerak di bidang makanan atau minuman." Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan atas potensi besar yang dimiliki sabun herbal Bapak Abdul Mukti.

Sebagai bentuk komitmen kemitraan, Bapak Abdul Mukti menyatakan akan memberikan keuntungan sebesar Rp 100 per pcs kepada NU CARE-LAZISNU. Lebih dari itu, beliau juga berkomitmen menyumbangkan Rp 25 per pcs untuk misi kemanusiaan di Palestina, yang penyalurannya akan dilakukan melalui LAZISNU. Ini adalah bukti nyata bagaimana sebuah usaha lokal dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi ekonomi lokal, tetapi juga bagi isu-isu kemanusiaan global.

Produk sabun ini juga membuka peluang usaha baru bagi warga Nahdlatul Ulama, khususnya para pengurus LAZISNU. Mereka dapat berperan sebagai penjual sabun di wilayah masing-masing, sehingga turut serta dalam memajukan ekonomi umat. Dengan harga eceran yang sangat terjangkau, antara Rp 4.000 hingga Rp 5.000 per pcs, sabun ini diharapkan dapat diterima luas oleh masyarakat.

Inisiatif Bapak Abdul Mukti bersama NU CARE-LAZISNU Pringsewu ini menjadi contoh inspiratif bagaimana kolaborasi antara UMKM dan lembaga filantropi dapat menghasilkan produk yang bermanfaat, membuka peluang ekonomi, sekaligus berkontribusi pada misi kemanusiaan.

Penulis: kabul
Tags: KBNU Ekonomi NU Care Berdaya - Peduli Ekonomi

Berita Lainnya

Mitra LAZISNU PCNU PRINGSEWU
WhatsApp