MWCNU Pringsewu Gelar Musyawarah Kerja II, Perkuat Kekompakan dan Arah Strategis Organisasi
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pringsewu kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun organisasi yang solid dan terarah melalui penyelenggaraan Musyawarah Kerja (Musker) II. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di Pondok Pesantren Mambaul Hisan, Pekon Margakaya, Pringsewu.
Musker II ini menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi, tidak hanya sebagai ajang evaluasi program kerja yang telah berjalan, tetapi juga sebagai forum strategis untuk merancang arah gerak organisasi ke depan agar semakin efektif, terukur, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan, MWCNU Pringsewu telah melaksanakan berbagai program yang mencerminkan dedikasi dan kepedulian sosial yang tinggi. Di antaranya adalah penyelenggaraan Musyawarah Kerja I, delapan kali rapat koordinasi, pelaksanaan PD-PKPNU, serta lima kali kegiatan konsolidasi organisasi. Dalam aspek sosial dan keagamaan, MWCNU juga aktif menggelar kegiatan berbagi takjil, ziarah ulama, serta memberikan santunan kepada 91 anak yatim.
Tidak hanya itu, perhatian terhadap kesejahteraan guru ngaji juga menjadi prioritas, dengan penyaluran bisyaroh kepada 148 guru ngaji, serta fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi 65 guru ngaji di wilayah Ranting NU Pringsewu Selatan. Langkah ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap para pejuang pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput.
Dalam bidang penguatan kelembagaan, sejumlah program juga telah dijalankan, seperti penerbitan kartu I’anah Syahriyah, pendataan tokoh NU, distribusi formulir pendataan kepada ranting NU, hingga pembagian stiker masjid dan pengibaran bendera peringatan 1 Abad NU. Selain itu, MWCNU juga aktif melakukan sosialisasi program JPZISNU di masjid dan mushola, serta menjalankan program BHPNU di dua titik lokasi.
Kehadiran MWCNU dalam berbagai kegiatan badan otonom (Banom) juga menjadi bagian penting dari upaya memperkuat sinergi internal organisasi, yang tercatat telah dihadiri sebanyak delapan kali dalam berbagai kesempatan.
Dalam sambutannya, Rais Syuriah MWCNU Pringsewu, KH. Shodikin, menekankan pentingnya nilai cinta dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Ia menyampaikan bahwa semangat ber-NU hendaknya diawali dengan rasa cinta, sebagaimana yang selaras dengan Qonun Asasi, sehingga setiap amanah organisasi dapat dijalankan dengan ringan dan penuh keikhlasan.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Pringsewu, Kabul Muliarto, dalam paparannya menyampaikan sejumlah rencana strategis organisasi ke depan. Salah satu fokus utama adalah penguatan program I’anah Syahriyah sebagai upaya meningkatkan kemandirian organisasi dan memperkuat basis pendanaan yang berkelanjutan.
Musker II ini dihadiri oleh jajaran pengurus Syuriah dan Tanfidziyah MWCNU Pringsewu, serta perwakilan badan otonom di tingkat kecamatan, seperti PAC Muslimat NU, PAC Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, dan PAC Pagar Nusa. Selain itu, turut hadir pula para pengurus ranting NU, Muslimat NU, dan Fatayat NU se-Kecamatan Pringsewu.
Dengan terselenggaranya Musker II ini, diharapkan MWCNU Pringsewu semakin solid dalam menjalankan roda organisasi, serta mampu menghadirkan program-program yang lebih inovatif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi umat. Semangat kebersamaan dan kekompakan menjadi kunci utama dalam mewujudkan organisasi yang kuat dan berdaya guna di tengah masyarakat.