LAZISNU PRINGSEWU IKUTI SILATNAS LAZISNU SE-DUNIA 2026, PERKUAT KAPASITAS DAN TATA KELOLA FILANTROPI

LAZISNU PCNU Kabupaten Pringsewu turut berpartisipasi dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) LAZISNU se-Dunia 2026 yang digelar dalam rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh NU Care-LAZISNU PBNU tersebut berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, bertempat di Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Jombang, Jawa Timur.

Silatnas menjadi momentum bagi jaringan LAZISNU untuk memperkuat silaturahmi, bertukar pengalaman, sekaligus meningkatkan tata kelola filantropi NU melalui pendekatan yang berbasis riset dan data.

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 125 LAZISNU PCNU dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Papua hingga Aceh. Selain itu, Silatnas juga dihadiri oleh perwakilan LAZISNU dari PCI NU di luar negeri.

LAZISNU PCNU Kabupaten Pringsewu turut hadir dalam forum tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan memperluas jejaring kerja filantropi.

Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Pringsewu, Sugeng Riyadi, mengatakan keikutsertaan dalam Silatnas menjadi momentum penting bagi LAZISNU Pringsewu untuk memperluas silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan filantropi.

“Keikutsertaan kami dalam Silatnas LAZISNU se-Dunia 2026 juga menjadi momentum penting untuk memperluas silaturahmi, bertukar pengalaman, serta meningkatkan kapasitas pengelolaan filantropi,” ujar Sugeng Riyadi.

Lebih lanjut, Sugeng menegaskan bahwa forum tersebut menjadi kesempatan bagi LAZISNU Pringsewu untuk belajar dari berbagai pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan oleh LAZISNU di berbagai daerah maupun jaringan PCI NU di luar negeri.

“Banyak hal yang bisa kami pelajari dalam forum ini, mulai dari penguatan kelembagaan, tata kelola, strategi penghimpunan, hingga pola penyaluran yang tepat sasaran. Harapannya, pengalaman dan gagasan yang kami dapatkan dapat diterapkan dan dikembangkan di LAZISNU Pringsewu,” ungkapnya.

Menurutnya, proses belajar dan bertukar pengalaman tersebut penting untuk mendorong LAZISNU Pringsewu agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen LAZISNU Pringsewu untuk terus hadir dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya secara amanah, profesional, transparan, dan berkelanjutan.