PRINGSEWU – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pringsewu menggelar kegiatan ziarah ke makam para tokoh dan pejuang Nahdlatul Ulama sebagai rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, sebagai ikhtiar untuk menyambungkan kembali spirit dan ruhani dengan para pendahulu.
Ratusan jamaah yang terdiri dari warga Nahdliyin dengan khidmat mengikuti prosesi ziarah yang menyentuh hati ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenali lebih dekat kiprah perjuangan para tokoh NU di seputaran Kecamatan Pringsewu, sehingga para pengurus dan warga NU dapat meneladani semangat juang mereka.
Beberapa makam tokoh yang menjadi tujuan ziarah dalam kesempatan ini meliputi:
KH. Gholib, di Kelurahan Pringsewu Barat
KH. Khairudin, di Pekon Bumi Arum
KH. Abdulah Sayuti, di Kelurahan Pringsewu Selatan
Ibu Musringah, di Pekon Waluyojati
Selain mendoakan para tokoh NU di Kecamatan Pringsewu, jamaah juga secara khusus mendoakan seluruh tokoh NU di tingkat Kabupaten Pringsewu yang telah berpulang ke rahmatullah.
Giat ziarah ini diikuti oleh seluruh elemen keluarga besar NU Kecamatan Pringsewu, menunjukkan soliditas dan kekompakan organisasi. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain:
Pengurus MWCNU Pringsewu
Pengurus PAC Muslimat NU Pringsewu
Pengurus PAC GP Ansor Pringsewu
Pengurus PAC Fatayat NU Pringsewu
Pengurus Ranting NU di wilayah Kecamatan Pringsewu
Pengurus Ranting Muslimat NU di wilayah Kecamatan Pringsewu
Kehadiran berbagai unsur Banom (Badan Otonom) ini menegaskan bahwa perjuangan para kiai dan pejuang terdahulu adalah warisan kolektif yang harus dijaga dan dilanjutkan oleh seluruh lapisan generasi NU.
KH. Sadikin, Rois Syuriah MWCNU Pringsewu, menyatakan bahwa ziarah makbaroh ini merupakan bagian penting dalam menumbuhkan kecintaan terhadap ulama dan organisasi.
"Kali ini baru empat makbaroh yang dapat kita ziarahi. Semoga ke depan kita bisa menziarahi 15 Ranting yang ada di Kecamatan Pringsewu," ungkap KH. Sadikin.
Harapan ini menyiratkan komitmen MWCNU Pringsewu untuk secara bertahap menelusuri dan menghormati jejak historis perjuangan NU di seluruh wilayah kecamatan. Dengan mengenang dan mendoakan para pendahulu, diharapkan semangat juang mereka dapat mengalir dan menjadi motivasi bagi pengurus NU masa kini untuk berkhidmat sepenuh hati bagi umat dan bangsa.
Ziarah ini bukan sekadar tradisi, tetapi sebuah pengakuan spiritual bahwa kemajuan dan eksistensi NU saat ini tak lepas dari tetesan keringat dan perjuangan suci para kiai dan tokoh di masa lampau.
Penulis: Yabi
Tags:
KBNU
NU